Opini

Gempa dan Sesar Aktif di Indonesia

Penulis: Andri Nugraha

Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik paling aktif di
dunia. Indonesia merupakan zona pertemuan beberapa lempeng tektonik seperti:
-Eurasia Plate (Continent Plate)
-Indian-Australian Plate (Oceanic Plate)
-Pacific Plate (Oceanic Plate)
-Philippine Plate
dan lempeng lempeng mikro lainnya.

Tiap-tiap lempeng tektonik bergerak relatif satu sama lainnya untuk mencapai suatu keseimbang dinamik. Lempeng Indian-Australia menunjam* oblique* di bawah Lempeng Eurasia Plate (Zona Subduksi; Zona Konvergen) dengan kecepatan ~60 mm/year di sebelah barat Indonesia di bawah Sumatera, sedangkan di bawah pulau Jawa menerus sampai ke Timur Indonesia, lempeng Indian-Australian menunjam dengan kecepatan 60-69 mm/year [Newcomb&McNann,1987; Prasetya., et al, 2001;Natawidjaya, 2003;ITDB/PAC, 2004].

Read the rest of this entry »

Tulisan-tulisan Opini yang ditulis oleh anggota milist bencana alam.

Perubahan Iklim dalam Konteks Kebencanaan di Indonesia

Penulis: Kiki Damayanti

Sejak munculnya film dokumenter yang diprakarsai oleh Al Gore, The Inconvenient Truth, isu mengenai perubahan iklim semakin mendapat perhatian dunia. Keberadaan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) yang merupakan bagian dari badan dunia yang melakukan penelitian dan perumusan dokumen kebijakan terkait perubahan iklim pun menjadi acuan bagi warga dunia. Indonesia sendiri juga menjadi bagian dari rangkaian peristiwa penting terkait perubahan iklim, yaitu dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan the United Nations Conference on Climate Change (UNFCCC) pada tanggal 1-14 Desember 2007 yang lalu di Nusa Dua, Bali. Read the rest of this entry »

Mengalami Bencana, Mengubah Persepsi

Penulis: Saut Sagala

Dalam beberapa literatur yang saya baca, pengalaman bencana (terjemahan bebas dari disaster experience, CMIIW) salah satu faktor yang berperan dalam menentukan persepsi resiko (sekali lagi merupakan terjemahan bebas, dari risk perception). Secara korelasi nilai yang diberikan positif. Artinya secara rata-rata , orang yang pernah mengalami bencana akan memiliki persepsi resiko yang lebih besar dibanding orang yang tidak memiliki pengalaman sendiri terhadap bencana.

Saya berikan dua contoh berikut.

Read the rest of this entry »

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: