Penggunaan Telepon pada waktu Bencana

April 24, 2008 at 1:24 pm | Posted in Komunikasi Resiko | Leave a comment
Tags: ,

Saut:

rekan2x semua, saya sedang membaca sebuah artikel tentang volcano hazard management. salah
satu aspek yang disinggung adalah ketika evakuasi.
disebutkan, pada waktu tertentu warga (citizen) dianjurkan tidak menggunakan
telepon karena akan menyebabkan susahnya komunikasi di antara relawan atau
petugas pemerintah. alasannya adalah “overload” jaringan jika semua warga
menggunakan telepon pada saat bersamaan. penggunaan telepon oleh warga salah
satunya tujuannya misalnya mengecek keluarga atau informasi.

pertanyaan saya, apakah kasus demikian terjadi di indonesia, misalnya ketika
terjadi gempa di bantul, atau bencana banjir? mohon informasinya dari
pengamat / pekerja langsung di lapangan. jika pernah terjadi, apakah
pemerintah pernah membuat policy sehingga penggunaan telepon dikurangi?

muhy:

Sepertinya ini pernyataan menarik, tetapi setahu saya tidak ada banning on
the use of phone during emergencies, meskipun logic nya benar untuk
memudahkan relawan dan pemerintah’s rapid reaction.

Menurut pengetahuan dan pengalaman, belum pernah ada kasus seperti itu di
manapun. Dan menurutku, calling (use of phone) merupakan salah satu rapid
coping mechanism? Dan pelarangan seperti itu bukankah akan menambah chaos?

Ada satu organisasi yang menangani khusus telekomunikasi dalam emergensi
(Telecom Sans Frontiers). TSF ini juga di deploy as urgent as and part of
international assessment team following an emergency. Misi nya adalah (dalam
bahasa yang paling sederhana) providing telecommunication services to the
victims (as soon as possible) to contact relatives or to be connected to the
outside world.

Silahkan di check website nya
<http://www.tsfi.org/tsfispip/spip.php?lang=en>
http://www.tsfi.org/tsfispip/spip.php?lang=en dan tidak yakin apakah hal
yang disebutkan Saut ada di dalam nya (silahkan di check-check juga).

Saut:

Terimakasih Muhy buat infonya tentang tsfi. Baru tahu juga ada fasilitas
demikian, penyediaan telepon utk saling mengontak, i.e. memastikan bahwa
keluarga yang lain aman, atau juga mencari info tentang kondisi keadaan
sekarang. Jika memang fasilitas demikian sudah tersedia di banyak tempat,
tentu akan memudahkan di dalam proses emergency management.
Di literatur yang saya baca tersebut, saya perlu ralat, itu adalah
penggunaan cellular, bukan landline. Sebagai contoh, beberapa saat ketika
gempa bantul terjadi, saya mencoba menelepon beberapa rekan yang di Jogja
utk mengetahui keadaan, tetapi masalahnya tidak bisa nyambung walaupun telah
dicoba berkali-kali. Bisa dibayangkan jika antara relawan / petugas yang
sedang di lapangan tidak bisa saling menghubungi karena overloaded, maka
bantuan mungkin akan terhambat atau koordinasi jadi lambat. Tapi ini hanya
bayangan saya, mungkin teman2x yang berkecimpung langsung di lapangan bisa
memberikan masukan. Atau mungkin teman2x memiliki jalur komunikasi khusus,
melalui radio atau jaringan lain? Mungkin bisa berbagi tentang ini?

Willy:

Memang tidak ada banning on the use of phone during emergencies, setidaknya secara resmi. Namun overloadnya jaringan ketika kejadian bencana memang pernah terjadi, seperti pada gempabumi bulan maret 2007 di sumatera barat saya sama sekali tidak bisa menggunakan hp baik itu voice call ataupun sms. Padahal saat itu tidak ada BTS yang rusak/rubuh. Dan memang secara teknis, tiap BTS memiliki kapasitas terbatas untuk menangani sambungan telepon diwaktu bersamaan.
Jangankan ketika bencana, saat-saat sekarang inipun karena adanya perang tarif antar provider ponsel jaringan jadi sering overload karena kapasitas BTSnya tidak ditingkatkan.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: